“ditepian kota itu (p)enak”

28 June 2015

Keunikan di Pinggir Bantaran Kali Opak Piyungan

Sebagian orang yang melihat foto dibawah ini sekilas mengira bahwa lokasi tempat ini adalah di lava bantal Berbah. Namun itu bukanlah pinggiran kali / sungai seperti di lava bantal Berbah. Maklum saja karena yang terkenal terlebih dahulu adalah lava bantal Berbah, sehingga lokasi ini dikaitkan dengan tempat tersebut.
Pinggir sungai opak dari atas jembatan
Foto ini diambil dari pinggiran kali/sungai Opak. Kurang lebih dua kilometer (2 Km) sebelah selatan dari perempatan Sampaan (Taman Rekreasi Kids Fun). Cukup Mudah untuk dapat ke tempat ini, dari perempatan Sampaan tadi keselatan sampai menemui jembatan Cabang. Jembatan Cabang ini dikenal dengan istilah Jembatan Mbentoro. Secara administratif sungai ini sebagai batas wilayah Dusun Pagergunung 1 dengan Dusun Karanggayam, yang sama-sama terletak di kelurahan Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Secara koordinat jembatan ini berada di 7°50'48.4"S 110°26'25.0"E. Saat sampai di jembatan cabang, ambil jembatan yang kecil / jembatan yang kiri, kemudian masuk gapura Dusun Pagergunung 1. Nah ketika sudah masuk Gapura tadi, dikiri jalan ada Pos Ronda yang sudah tak terpakai, jalan saja turun di pinggir pos ronda tadi.
Jembatan cabang dari arah selatan
Masuk gapura Dusun Pagergunung 1, Pos Ronda yang dimaksud disisi kiri jalan
Pinggiran kali opak ini juga sering didatangi rombongan mahasiswa untuk observasi. Sungai ini konon merupakan sungai yang berada di jalur retakan gempa atau yang lebih dikenal dengan sesar opak. Kita tahu bahwa gempa 27 Mei 2006 dengan kekuatan 5,9 SR yang berpusat di barat daya Kabupaten Bantul silam, daerah yang parah adalah di sekitar sesar kali opak. Dusun Pagergunung juga tidak lepas dari musibah ini, hampir setengah dari keseluruhan rumah warga rusak dan rata dengan tanah. Menurut SoBOnDeso dalam artikelnya, retakan gempa atau sesar Opak membentang dari daerah Prambanan sampai daerah Kretek, sehingga Dusun Pagergunung yang terletak di bantaran kali opak pun mengalami kerusakan yang cukup parah.
sisi lain dari pinggiran kali Opak
Pasca musibah gempa 27 Mei 2006 silam, kurang lebih selama satu sampai dua bulan sungai ini banyak digunakan warga untuk keperluan mandi maupun untuk mencuci pakaian. Saya pun juga mengalaminya, karena rumah saya juga tak luput mengalami kerusakan. Kok banyak tau dan ngomongin tentang Dusun Pagergunung?hehe yaa..karena tempat ini merupakan tempat dimana saya dilahirkan dan dibesarkan.
Sisi di bawah jembatan Mbentoro, yang biasa digunakan untuk memancing
Zoom out landscape di bawah sisi jembatan Mbentoro
Sebenarnya ada hal lain yang bisa ditemui di Dusun Pagergunung, bisa melihat keindahan alam sisi Piyungan dari Bukit Mbucu atau Mbucu Hill. Meskipun bukit Mbucu yang terkenal dulu diarahkan melalui akses Dusun Banyakan maupun Dusun Ngelo. Tapi ada hal yang menarik kalau mau hiking melewati bebatuan terjal. Selain itu juga ada sentra tradisional Emping Melinjo yang banyak ditemui dibeberapa RT, meskipun tidak semua masyarakat sibuk dengan kegiatan sentra Emping Melinjo, paling tidak ada beberapa ibu-ibu yang sudah memasuki masa lansia mengisi kegiatan sehari-harinya dengan kegiatan "mengemping".

Bagaimana?tertarik untuk sekedar "kekeceh" air dan berfoto disini?kami tunggu kedatangannya hehe

0 comments:

Post a Comment

Copyright © #ndesolicious | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com